
Aku adalah seorang Anak kecil yang diberi Nama Ahmad.
Aku Berumur 6 Tahun dan ingin berbagi cerita tentang perjalanan kehidupanku kepadamu.
Aku tahu bahwa aku tidak akan mencapai umur 7 tahun
Namun tidak ada yg dapat aku perbuat sebagai kakak
Aku tahu aku aku akan meninggal segera, tapi pertanyaannya adalah bagaimana?
Apakah mereka akan datang pada malam hari ketika aku berbaring di tempat tidurku dan menghancurkan rumahku?
Aku Berumur 6 Tahun dan ingin berbagi cerita tentang perjalanan kehidupanku kepadamu.
Aku tahu bahwa aku tidak akan mencapai umur 7 tahun
Namun tidak ada yg dapat aku perbuat sebagai kakak
Aku tahu aku aku akan meninggal segera, tapi pertanyaannya adalah bagaimana?
Apakah mereka akan datang pada malam hari ketika aku berbaring di tempat tidurku dan menghancurkan rumahku?
Atau akankah Ibuku membawakanku beberapa makanan? Aku tahu pada suatu saat nanti aku tak akan dapat kembali ke rumah.
Ibuku tak akan mendapat makanan, Beliau hanya akan menjumpai Ahmad-ahmad yang lain yang dingin, kecil, dan menjadi jenazah yang berlumuran darah.
Ibuku tak akan mendapat makanan, Beliau hanya akan menjumpai Ahmad-ahmad yang lain yang dingin, kecil, dan menjadi jenazah yang berlumuran darah.
Aku hanya bermaksud untuk pergi mengunjungi nenek dengan ayahku…
Mereka akan menembaki hatiku yang kecil ini…
Mereka akan berkata bahwa umur panjangku hanya omong kosong…
Dan tubuh kecilku akan beristirahat di makam kecilku dengan Ahmad-Ahmad yang lain…
Mereka akan menembaki hatiku yang kecil ini…
Mereka akan berkata bahwa umur panjangku hanya omong kosong…
Dan tubuh kecilku akan beristirahat di makam kecilku dengan Ahmad-Ahmad yang lain…
Setiap hari, aku menunggu ayah untuk pulang ke rumah… tapi Ibu selalu mengatakan kepadaku kalau Ayah pergi untuk perjalanan yang lama…
Ibuku juga pernah berkata kepadaku untuk jangan pernah menunggunya ketika dia sedang keluar…
Dia berkata bahwa dia juga dapat pergi untuk waktu yang lama dan tak akan pernah pulang… Dia memintaku untuk memaafkan segala kesalahan yang telah dia perbuat selama ini…
Setiap pagi sebelum aku berangkat Sekolah, Ibuku mengingatkanku bahwa dengan suatu sebab Dia dan Aku akan menjumpai perjalanan panjang, disana terdapat tempat indah yang akan mempertemukan aku dan Ibuku…Dia juga mengatakan kepada ku bahwa Amhad-ahmad kecil lain yang sudah terlebih dahulu meinggalkan tempat ini untuk menuju ke tempat yang indah itu akan menjadi malaikat-malaikat…
Dia mengatakan kepadaku agar tidak takut bila aku yang pergi terlebih dahulu…
Ibuku juga pernah berkata kepadaku untuk jangan pernah menunggunya ketika dia sedang keluar…
Dia berkata bahwa dia juga dapat pergi untuk waktu yang lama dan tak akan pernah pulang… Dia memintaku untuk memaafkan segala kesalahan yang telah dia perbuat selama ini…
Setiap pagi sebelum aku berangkat Sekolah, Ibuku mengingatkanku bahwa dengan suatu sebab Dia dan Aku akan menjumpai perjalanan panjang, disana terdapat tempat indah yang akan mempertemukan aku dan Ibuku…Dia juga mengatakan kepada ku bahwa Amhad-ahmad kecil lain yang sudah terlebih dahulu meinggalkan tempat ini untuk menuju ke tempat yang indah itu akan menjadi malaikat-malaikat…
Dia mengatakan kepadaku agar tidak takut bila aku yang pergi terlebih dahulu…
Ibuku tidak tahu kalau aku mengetahui kekejaman orang-orang yang telah melukai Pamanku Imad, Saudara perempuanku Maria, tetanggaku Ali, Dan semua orang yang aku kenal…
Aku akan memendamnya dalam hati dan tidak akan pernah menceritakannya pada Ibuku…
Dia mengira aku seperti Kevin„ Julien, dan Benyamin… tapi aku tahu, aku tidak seperti mereka…
Aku hanya Ahmad Kecil dari Palestina…
Aku akan memendamnya dalam hati dan tidak akan pernah menceritakannya pada Ibuku…
Dia mengira aku seperti Kevin„ Julien, dan Benyamin… tapi aku tahu, aku tidak seperti mereka…
Aku hanya Ahmad Kecil dari Palestina…

Tidak ada komentar:
Posting Komentar